3 Hal Untuk Mengetahui Usia Kehamilan Dari 2 Bulan Sampai 7 Bulan

Image result for 3 Hal Untuk Mengetahui Usia Kehamilan Dari 2 Bulan Sampai 7 Bulan

Yang dimaksud dengan usia kehamilan (gestational age) adalah panjang waktu kehamilan yang dihitung sejak hari pertama periode haid terakhir (HPHT). Usia kehamilan biasanya dinyatakan dalam minggu dan hari, karena lebih terperinci dibandingkan bulan. Sepanjang kehamilan, janin melalui berbagai fase perkembangan dan pertumbuhan pada organ-organnya. Setiap fase membutuhkan perlakuan yang berbeda-beda. Maka dari itu, penting bagi setiap ibu hamil untuk mengetahui usia kehamilannya secara akurat, agar dapat melakukan upaya yang tepat dalam menjaga kesehatan kehamilan.
 
Dengan mengetahui usia kehamilan, calon ibu menjadi tahu asupan vitamin apa saja yang sangat dibutuhkan pada trimester pertama. Lalu, Mam juga bisa tahu kapan saat yang pas untuk melakukan skrining penting kehamilan, serta mengecek jenis kelamin bayi melalui pemeriksaan USG. Mam juga akan mengetahui keluhan maupun risiko komplikasi yang kemungkinan dihadapi di setiap tahapan kehamilan, sehingga Mam dapat melakukan langkah-langkah yang tepat untuk mencegah atau mengatasinya.

Image result for 3 Hal Untuk Mengetahui Usia Kehamilan Dari 2 Bulan Sampai 7 Bulan


 
Dokter dapat menghitung masa kehamilan Mam dengan menggunakan beberapa metode. Penghitungan ini sekaligus digunakan sebagai acuan dalam menentukan hari perkiraan lahir (HPL) Mam. Saat ini, terdapat tiga pilihan metode yang digunakan dokter untuk menghitung usia kehamilan, yaitu:

1. Menghitung Masa Kehamilan dengan Metode Kalender

Penghitungan dengan metode ini mengacu kepada hari pertama haid terakhir (HPHT) untuk menentukan usia kehamilan serta hari perkiraan lahir (HPL). Dengan kata lain, HPHT dihitung sebagai hari pertama berlangsungnya kehamilan. Dokter akan berpatokan pada asumsi bahwa konsepsi atau pembuahan terjadi pada hari ke-14 dari siklus menstruasi. Dengan mengetahui hari pertama dari periode haid terakhir Mam, dokter pun dapat menghitung usia janin.
 
Namun, tak semua ibu hamil mampu mengingat jadwal menstruasinya. Selain itu, waktu ovulasi setiap perempuan pun bervariasi. Ditambah lagi, sebagian perempuan memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur.

2. Menghitung Masa Kehamilan dengan Pemeriksaan USG

Penghitungan usia kehamilan menggunakan alat ultrasonografi (USG) dianggap paling akurat dibandingkan cara-cara lainnya. Tingkat akurasi penghitungan dengan alat USG mencapai 95 persen lho, Mam. Saat ini pemeriksaan menggunakan alat USG pun semakin canggih, dan tersedia dalam pilihan 2, 3, dan 4 dimensi.

3. Menghitung Masa Kehamilan dari Tinggi Puncak Rahim

Cara ini dilakukan dengan menghitung jarak dari tulang kemaluan Mam sampai dengan bagian puncak rahim (fundus uteri) yang menonjol di perut. Penghitungan dapat dilakukan menggunakan pita ukur (saat usia kehamilan melewati 22-24 minggu) atau pemeriksaan palpasi (perabaan). Meski terkesan sederhana, namun, cara ini termasuk akurat bila dilakukan oleh dokter kandungan atau bidan untuk memperkirakan usia kehamilan.

Angka hasil penghitungan jarak antara tulang kemaluan hingga puncak rahim juga menunjukkan usia kehamilan Mam. Misalnya, setelah diukur, jarak antara tulang kemaluan hingga puncak rahim Mam sekitar 28 cm. Artinya, saat ini usia kehamilan Mam sudah mencapai 28 minggu. Jarak yang semakin jauh menandakan usia kehamilan semakin lanjut dan kian dekat dengan HPL.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *