Perkembangan Usia Janin Pada Minggu Pertama

Positif dinyatakan hamil tentunya menjadi salah satu hal yang paling membahagiakan bagi seorang istri, yang baru saja menikah. Karena dengan hadirnya sang buah hati, akan semakin melengkapi keluarga kecilnya. Nah sebagai gambaran dari usia janin pada bulan pertama yakni minggu ke 1-4, bisa dijelaskan sebagai berikut : 

  • Pada minggu pertama, sejatinya belum ada janin yang terbentuk dalam rahim ibu. Biasanya usia kehamilan ini dihitung dari hari terakhir menstruasi hingga minggu ke 40. 
  • Pada minggu kedua, ibu mengalami ovulasi yang dimana fase ini merupakan lepasnya sel telur yang sudah matang ke saluran tuba fallopi dan siap untuk dibuahi oleh sel sperma. Kemudian dari rahim ibunya sendiri, mempersiapkan kehamilan dengan mempertebal dinding rahim untuk tempat menempelnya embrio. 
  • Memasuki minggu ketiga, jadi sudah mulai berbentuk blastokista yang merupakan hasil pertemuan dari sel telur dengan sel sperma, dan siap untuk melakukan perjalanan dari tuba fallopi untuk menempel di rahim ibu. Embrio mulai membelah dan memiliki tiga lapisan yang kelak akan menjadi organ-organ tubuh si kecil. 
Hasil gambar untuk Usia Janin Pada Minggu Pertama

Nah untuk itu dalam fase awal pertumbuhan usia janin ini, maka setidaknya anda harus menjaga dengan baik kandungan gizi dan nutrisi yang diperlukan seperti diantaranya sebagai berikut:

  • Karbohidrat

Kandungan karbohidrat ini sejatinya akan diubah menjadi energi sebagai nutrisi ibu hamil dan pertumbuhan bayi di dalam kandungan. Untuk itu kandungan karbohidrat ini wajib diberikan pada ibu hamil guna untuk mengurangi resiko bayi terlahir cacat. Adapun berbagai makanan dan minuman yang mengandung karbohidrat ini seperti nasi, roti dan juga pasta. Sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat ini sebanyak 8-10 porsi setiap harinya agar usia janin anda lebih terjaga.  

  • Zat besi

Kandungan zat besi ini berfungsi untuk membentuk hemoglobin yang berperan sebagai pembawa oksigen ke seluruh tubuh ibu dan janin melalui sel darah merah. Setidaknya, kandungan zat besi yang diperlukan adalah sebesar 27 mg setiap harinya. Anda bisa memenuhi kandungan zat besi ini dari sumber makanan seperti daging tanpa lemak, ikan, bayam, tahu, sayuran hijau, kacang-kacangan dan juga telur. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *